PERAN ARSIP DALAM MEMBANGUN KOMITMEN KEB…

PERAN ARSIP DALAM MEMBANGUN KOMITMEN KEBANGSAAN

PENDAHULUAN
Perjalanan sejarah bangsa ini dimulai dari masa manusia belum mengenal tulisan atau masa pra aksara sampai dengan kehidupan masa sekarang. Perjalanan dan lika-liku peristiwa yang terjadi dapat kita akses dengan mudah dengan cara melihat sekaligus membaca dokumen-dokumen sejarah yang menceritakan perjalanan manusia Indonesia masa lampau sampai dengan saat ini. Dari dokumen-dokumen sejarah tersebut kita bisa mengetahui kerajaan Kutai adalah kerajaan pertama di Indonesia yang berdiri pada abad 5 masehi sampai peristiwa pembacaan sumpah dan janji Presiden/Wakil Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudoyono dan Budiono tahun 2009 lalu.
Dari banyak dokumen-dokumen sejarah yang masih bisa kita nikmati terdapat juga dokumen-dokumen yang masih diragukan keaslian dan keabsahannya. Bukan karena kesalahan dokumen yang ada, melainkan kelalaian pencipta dokumen dan upaya-upaya pemusnahan dokumen itu sendiri. Padahal dokumen-dokumen tersebut sangat menunjang bagi kepentingan kemaslahatan masyarakat.
Sejak Indonesia berdiri kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Budha, penanganan masalah arsip/dokumen sangatlah mendapat perhatian lebih. Hal ini terbukti bahwa dokumen/arsip kerajaan yang waktu itu berupa kitab sastra maupun prasasti yang ditulis di sebuah batu diletakkan dan dipelihara sedemikian rupa sehingga kita bisa menemukan dan membacanya pada saat ini. Perhatian dari pihak kerajaan bukan tanpa alasan, tetapi karena mereka percaya dan yakin suatu ketika dokumen/arsip yang berupa kitab sastra maupun batu prasasti tersebut akan dibaca dan diketahui generasi berikutnya dengan harapan setelah membacanya generasi ini mengetahui kebesaran raja/kerajaan tersebut. Berikut juga saat Indonesia berdiri kesultanan-kesultanan bercorak Islam, dokumen/arsip kerajaan dipelihara dengan sangat baik. Dokumen/arsip ini kebanyakan ditulis dalam bentuk karya sastra yang mengisahkan perjalanan kehidupan pemerintahan masa kesultanan.
Arsip/dokumen peninggalan kerajaan maupun kesultanan ini masih kita jumpai untuk bisa kita nikmati sebagai bahan kajian mempelajari kehidupan sejarah Indonesia masa lampau. Tentu dalam pembuatan arsip/dokumen didasarkan atas semua peristiwa yang terjadi pada saat itu. Arsip/dokumen ini sangat penting bagi masa ini, karena selain bermanfaat sebagai catatan buku harian tentang peristiwa yang terjadi, juga sebagai bahan acuan untuk generasi berikutnya dalam suksesi kepemimpinan. Namun setelah kehancuran kejayaan masa kesultanan bercorak Islam di Indonesia dan kedatangan bangsa penjajah Eropa, arsip/dokumen tentang kerajaan maupun kesultanan banyak yang dimusnahkan. Bukan semua, tetapi sebagian dihilangkan untuk kepentingan bangsa penjajah.

ARSIP PERISTIWA SEJARAH
Menengok sedikit tentang sejumlah peristiwa sejarah terbesar yang pernah dilalui bangsa Indonesia, sebagai cerminan betapa pentingnya arsip/dokumen yang selalu menyertai perjalanan pembuatan peristiwa sejarah bangsa ini. Memulai dari kejayaan Majapahit yang bisa kita baca dan ketahui dari Negarakrtagama. Sebuah arsip yang sangat penting berbentuk sebuah kitab sastra. Diterangkan disini mengenai kondisi seluk beluk pemerintahan Majapahit sejak pemerintahan raja pertama hingga pemerintahan zaman keemasan Majapahit. Arsip/dokumen Negarakrtagama ini juga menceritakan perihal kehidupan masyarakat, keagamaan, perniagaan, dan daerah-daerah taklukkan Majapahit.
Bedasarkan arsip/dokumen yang berupa prasasti Canggal, Mataram Kuno yang berdiri di Jawa Tengah telah membuat suatu karya luar biasa yang belum pernah dibuat manusia Indonesia sebelumnya. Karya tersebut berbentuk sebuah bangunan candi, yakni candi Borobudur. Candi Borobudur dalam pembangunannya melibatkan dua kerajaan besar yang berbeda agama. Mereka bahu membahu bekerja sama menciptakan maha karya termegah sampai saat ini.
Prasasti Yupa menerangkan berdirinya pemerintahan berbentuk kerajaan yang pertama kali di Indonesia. Arsip/dokumen Yupa ini mengisahkan alkuturasi kebudayaan antara masyarakat Indonesia dengan kebudayaan Hindu India. Alkuturasi budaya ini tidak menimbulkan perpecahan diantara masyarakat, melainkan masyarakat menjadi bersatu untuk tetap membangun wilayahnya demi terwujudnya damai lahir dan batin.
Babab tanah Jawi sebuah arsip berbentuk karya sastra masa kesultanan Islam menceritakan tentang kondisi kehidupan masyarakat masa awal kedatangan Islam. Meskipun terdapat kepercayaan baru di kalangan masyarakat tetapi mereka dengan sikap nrimo mau memeluk Islam atau tetap dalam kepercayaan lama. Dengan perbedaan ini mereka tidak dipusingkan dengan perbedaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Perbedaan ini justru menjadi sesuatu yang dinikmati sebagai pengakuan bahwa manusia dihadapan Tuhan itu sama.
History of Java sebuah arsip/dokumen sejarah yang berbentuk sebuah buku karangan Gubernur Jenderal Thomas Stamfford Raflles mengisahkan tentang berbagai keragaman alam di Indonesia termasuk keragaman tanaman, hewan, maupun peninggalan purbakala. Arsip ini sangat penting bagi Indonesia masa kini karena bisa mengindentifikasi flora dan fauna asli Indonesia. Tujuan Raflles menulis buku ini adalah mendaftar jenis-jenis flora maupun fauna yang ada di Indonesia.
Arsip/dokumen hasil konggres II pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 adalah sebuah arsip/dokumen penting demi kemajuan perjuangan bangsa Indonesia mengusir penjajah. Dokumen ini berisi pengakuan akan pentingnya persatuan pemuda-pemuda Indonesia untuk berjuang melawan penjajah. Semangat bersatu pemuda Indonesia ini mengalahkan kepentingan individu maupun kelompok. Dokumen Sumpah Pemuda ini pada akhirnya mengawali tumbuh berkembangnya organisasi lain sampai pada saat dibacanya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Sukarno-Hatta tanggal 17 Agustus 1945.

UPAYA PEMUSNAHAN ARSIP/DOKUMEN
Dari seklumit cerita kebesaran masa lalu melalui sebuah arsip/dokumen, kita bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Namun sangat disayangkan apabila terdapat sebuah arsip/dokumen sengaja dimusnahkan oleh pencipta arsip ataupun orang lain untuk kepentingan tertentu. Hal ini sangat mengganggu keabsahan suatu peristiwa sejarah, sehingga mengaburkan kebenaran yang sesungguhnya memang telah benar dan begitu sebaliknya mengaburkan kesalahan yang sesungguhnya memang sangat salah.
Sebagai contoh tentang peristiwa Supersemar tahun 1966. Naskah asli Supersemar sampai saat ini belum pernah ditemukan. Padahal naskah asli Supersemar ini adalah sebuah arsip yang sangat penting sekali untuk mengungkap kebenaran sejarah Supersemar sendiri. Memang ada sekitar 7 buah atau lebih arsip naskah Supersemar yang aspal (asli tapi palsu). Mengapa dikatakan aspal? tidak lain karena arsip tersebut memiliki kemiripan dengan naskah asli, semisal dari kertas yang digunakan, bentuk tulisan ketik, mesin ketik yang digunakan, ataupun tanda tangan yang hampir mirip. Tetapi kesemua arsip tersebut juga memiliki perbedaan diantara satu dengan yang lain, makanya disebut naskah Supersemar aspal. Terlepas dari pro kontra tentang naskah asli Supersemar, fakta terpenting yang harus diketahui adalah masih banyak upaya-upaya individu atau kelompok untuk menghilangkan sebuah arsip, tujuan utamanya adalah memecah belah diantara kelompok individu masyarakat serta menciptakan kekacauan yang abadi.

PERAN ARSIP MEWUJUDKAN KOMITMEN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

UU No. 43 tahun 2009, mengatur tentang kewajiban pencipta arsip baik lembaga negara, pemerintah daerah, perguruan tinggi negeri, BUMN dan BUMD melaksanakan pemusnahan arsip dengan prosedur yang benar. Dengan melaksanakan isi undang-undang tersebut diharapkan tidak sembarangan memusnakan sebuah arsip baik itu pencipta arsip sendiri maupun orang/lembaga lainnya.
Arsip memiliki peranan yang sangat penting bagi semua elemen masyarakat. Melalui sebuah arsip masyarakat dapat belajar dari sejumlah peristiwa sejarah, sehingga dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara dengan damai dan tentram. Arsip juga bisa menjadi bahan acuan dan pertimbangan jika di masyarakat terjadi konflik baik konflik antar individu, antar kelompok maupun antar negara. Pemilukada misalnya, banyak sekali permasalahan yang timbul dalam penyelenggaraan Pemilukada ini. Salah satu permasalahan yang sering timbul adalah perbedaan hasil akhir perhitungan suara yang sah. Berbagai pihak mengklaim perhitungannya yang paling valid, tetapi melalui sebuah arsiplah permasalahan bisa teratasi. Arsip tersebut berupa surat suara itu sendiri, yang bisa dihitung ulang bersama-sama.
Konflik lainnya yang pernah terselesaikan dari sebuah arsip adalah masalah kontroversi pendirian negara Aceh oleh kelompok masyarakat yang menamakan dirinya GAM. Konflik ini sempat sangat berlarut-larut karena antara pemerintah dan GAM tidak pernah menemukan kata sepakat dalam mengakhiri pertikaian. Dasar yang dipakai GAM untuk membentuk sebuah negara sendiri adalah karena sebuah janji dari salah satu presiden Indonesia yang beliau menjanjikan suatu saat Aceh bisa mandiri dan merdeka. Tetapi janji tersebut belum pernah dan sempat terwujud, sehingga sekelompok warga Aceh menuntut janji tersebut ke pemerintahan selanjutnya. Pada akhirnya pertikaian ini bisa diakhiri dan menemukan kata sepakat antara GAM dan pemerintah melalui sebuah perjanjian di Helsynky Swiss. Nah, hasil perjanjian inilah yang menjadi arsip keduanya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sampai saat ini.
Kasus lain adalah konflik antara Malaysia dengan negara kita. Konflik terjadi akibat kedua negara mengklaim kepulauan blok Ambalat di sekitar Sulawesi Utara menjadi batas sah kedua negara. Konflik ini sempat membuat hubungan kedua negara ini tegang. Kedua negara baik Indonesia maupun Malaysia mengaku memiliki arsip yang valid tentang batas negara mereka. Tetapi konflik ini akhirnya bisa diselesaikan dan kepulauan blok Ambalat menjadi milik penuh Indonesia, berdasar arsip peta Indonesia buatan Majapahit dan Belanda.
Dari beberapa contoh kasus peristiwa ini, membuktikan bahwa arsip/dokumen merupakan sesuatu hal yang penting demi menjaga komitmen bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Arsip bukan hanya dokumen berupa kertas atau benda lainnya yang tidak ada nilainya, tetapi lebih jauh bermakna untuk kehidupan kemaslahatan masyarakat.

PENUTUP
Dari berbagai uraian diatas menegaskan kembali betapa penting sebuah arsip bagi kehidupan masyarakat. Arsip bukan dilihat sebagai benda bersejarah tetapi isinya bisa dipelajari untuk digunakan dalam perjalanan mencetak peristiwa sejarah yang baik. Arsip-arsip peninggalan sejarah kerajaan tempo dulu misalnya, isinya mengajarkan masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan walaupun terdapat perbedaan-perbedaan diantara individu ataupun kelompok masyarakat itu sendiri.
Arsip juga bermanfaat menjaga komitmen berbangsa dan bernegara dengan tetap berperan sebagai solusi terbaik dalam memecahkan sebuah permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat. Di dalam salah satu isi UU No. 43 tahun 2009 adalah tentang pengaturan pencipta arsip bertanggung jawab atas autentitas dan reliabilitasnya. Dengan demikian arsip harus tetap dijaga kebenaran dan keabsahannya sepanjang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under status

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s